BERBUKA DENGAN ILMU

Sehubungan dengan nikmat dan siksa kubur, al-Faqih Abu Laits as-Samarqandiy
menegaskan bahwa barangsiapa yang menghendaki selamat dari siksa kubur, maka
lakukanlah hal lima hal ini secara berkesinambungan:
1. Shalat lima waktu
2. Banyak bersedekah
3. Selalu membaca al-Qur'an
4. Banyak bertasbih (minimal lafal Subhanallah).
5. Habluminanas yang baik (hubungan antar manusia).

Dan tinggalkanlah perkara di bawah ini:
1. Dusta
2. Khianat
3. Adu domba
4. makanan dan minuman haram
5. berzina
6. Menyisakan air kencing, seperti disabdakan oleh Nabi saw, "Bersihkanlah air kencing dengan sebersihnya. Karena kebanyakan siksa kubur akibat air kencing (yang tersisa, sekalipun sudah dibersihkan)".

Rasul saw bersabda "Empat perkara dibenci Allah, yaitu:
1. Main-main ketika shalat
2. Bergurau di tengah-tengah baca al-Qur'an
3. Berkata keji ketika puasa
4. Tertawa-tawa di kuburan"

Muhammad bin as-Samak berpesan bahwa ketika melihat kuburan, 
"Janganlah tenang dan diamnya kubur membujuk Anda karena tidak
sedikit orang bingung di dalamnya. Janganlah ratanya kubur menipu Anda
karena di dalamnya terdapat perbedaan yang mencolok antara penghuni
yang satu dengan yang lain. Maka bagi akal sehat, sebaiknya sering
memikirkan kuburan sebelum masuk ke dalamnya."
Sufyan ats-Tsauri berpesan, "Barangsiapa sering memikirkan
tentang kubur, pastilah ia memperoleh kebun surga. Tetapi bagi yang
melupakannya, pasti terjerumus ke jurang neraka."

Sayyidina Ali ra. berpesan dalam khutbahnya, "Hai sekalian
manusia. Pikirkanlah maut yang tidak mungkin kamu hindari. Di mana saja
engkau berada ia pasti menghampirimu. Engkau lari maka diapun
mengejarnya. Ia selalu terikat pada ubun-ubunmu. Lalu sebaiknya carilah jalan
selamat. Carilah jalan selamat. Dan cepatlah karena kubur di belakangmu
selalu mengejar. Ingatlah bahwa kubur merupakan kebun surga atau jurang
neraka. Setiap hari ia memperingatkan kita bahwa dia adalah rumah
gelap, tempat sunyi dan rumah ulat-ulat. Pikirkanlah bahwa
sesudah itu kamu masuk hari yang lebih mengerikan. Anak kecil menjadi
beruban. Orangtua menjadi bingung seperti mabuk. Para ibu lupa dengan
bayi yang disusuinya. Wanita yang hamil tapi kandungannya gugur. Suatu
kenyataan yang sulit diingkari bahwa mereka bukan mabuk akibat minuman
keras. Tetapi siksa Allah yang dahsyat lagi mengerikan. Pikirkanlah
sekali lagi bahwa setelah itu akan terjadi kobaran api neraka yang
sangat panas lagi curam. Dengan besi sebagai perhiasan, darah
bercampur nanah yang mengalir darinya. Jauh dari rahmat Allah. Menangislah
orang Islam dan berkata bahwa di samping itu terdapat surga seluas langit
dan bumi bagi orang yang bertakwa. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan
kami dari azab yang pedih dan memasukkan kami ke dalam surga kenikmatan.
Amin."

Pesan Usayid bin Abdurrahman:
Aku memperoleh kabar bahwa seorang mukmin yang meninggal
ketika dibawa dalam keranda berkata, "Cepatlah membawaku dalam keranda ini."
Dan setelah masuk kubur tanahnya berbicara, "Aku senang ketika
kamu hidup di atasku." Tetapi saat seorang yang kafir meninggal, dirinya
berkata, "Pulangkan aku ini", katanya di dalam keranda. Setelah masuk
kubur, tanah pun mengomel, "Sejak dulu aku benci padamu ketika kau
hidup di atasku. Lebih-lebih sekarang setelah kau mati, aku tidak
habis-habisnya membencimu."

Bahwasanya Utsman bin Affan ra. menangis ketika berdiri di
atas kubur. Seseorang bertanya padanya, "Mengapa Anda menangis karena kubur?
Ketika menerangkan mengenai surga dan neraka Anda tidak
menangis." Jawabnya, "Rasulullah saw bersabda: Kubur adalah tempat awal bagi
akhirat. Jika seseorang selamat dalam kubur maka harapan baik
baginya. Karena sesudah itu ringan baginya. Tetapi jika seseorang
celaka dalam kubur maka pertanda buruk. Karena sesudah itu sangat berat
baginya."

semoga bermanfaat dan menambah wawasan dan ketakwaan kita kepada sang pencipta...amin.
Sumber
Previous
Next Post »
Terima kasih sudah berkomentar, semoga akan dihitung sebagai amal kebaikan ketika hisab di hari akhir nanti. Apasih. Terserah, tapi sempetin komeng ya kalau bisa :)
© 2015 Lalank Pattrya Mahera. Design by Kiki Dee