Oh.. Endonesaku..

Guys, ketemu lagi sama gue disini, tengah malam. 
Malam ini gue lagi siapin semua yang musti dibawa buat diklat UKM besok di Coban Rais, Batu.
Kira-kira selama 3 hari 2 malam, doain semoga lancar ya guys :)
Gue juga udah ngerasa bersalah banget karena hari sabtu besok ada acara perdana dari Himpunan Jurusan gue yang musti gue tinggal. Tapi gue sudah berusaha tidak melepas tanggung jawab, Insya Allah semua sudah tersusun.

Ok, dari pada gue terusin curhat yang tadi mending curhat yang lain aja deh :)
Malam ini gue belum bisa tidur juga, #stillawake ..
Gak tau kenapa gue kali ini ingat sama Mata Kuliah gue di semester 1 kemarin.
Dosen gue bilang kalau sistem pendidikan di negeri kita ini masih memihak ke golongan tertentu, beliau bilang kalau pendidikan kita ini masih butuh banyak pembenahan.

Dari hal-hal kecil yang mungkin kita abaikan, seperti masuk ke Perguruan Tinggi, sistem penerimaannya juga masih belum secara merata menunjukkan keadilan.
Kita dapat umpamakan seperti gambar dibawah ini :
Mari kita analisis, kita umpamakan sebagai berikut:
A = dia pandai, cerdas, punya uang berlebih
B = dia pandai, cerdas, tetapi tidak punya cukup uang untuk melanjutkan ke perguruan tinggi
C = dia biasa-biasa saja (Kurang pintar/cerdas red: bodoh) tetapi punya banyak uang 
D = dia tidak pintar, tidak cerdas, tidak pandai, dan tidak memiliki uang untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan 
Golongan A tentu dia dengan mudah tanpa hambatan dapat masuk ke perguruan tinggi, bahkan perguruan tinggi manapaun dapat dia masuki karena selain dia cerdas dia juga mampu dan memiliki uang berlebih.

Golongan B, gol ini tentu kemungkinan besar masih dapat melanjutkan pendidikannya karena sekarang banyak beasiswa dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dll untuk murid-murid cerdas. Gol B ini masiih memiliki modal denga kecerdasannya untuk melanjutkan pendidikannya.

Golongan C, Gol ini juga masih mempunyai kesempatan dan peluang melanjutkan pendidakan nya karena mampu membayar suatu instansi pendidikan (kasarannya)

Golongan D, nah, golongan ini yang luput dari perhatian pemerintah kita. Kalau dia istilah kasarnya bodoh, terus tidak mampu dan mempunyai uang untuk melanjutkan pendidikannya bagaimana?
Dari sisi apapun tidak ada yang ditonjolkan dari Gol D ini, tetapi apa ia dia harus berdiam dan berpangku tangan? Bukankah setiap orang itu cerdas? Bukankah pendidikan itu bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa?
Seharusnya yang diberi beasiswa besar itu kepada Gol ini, tapi pertanyaanya apa pemerintah kita berani? Nah, kalian dapat memberikan opini masing-masing deh..

Ok, sampai disini dulu, sudah larut...sekarang saatnya isitiraha, bye .. :)



Previous
Next Post »
Terima kasih sudah berkomentar, semoga akan dihitung sebagai amal kebaikan ketika hisab di hari akhir nanti. Apasih. Terserah, tapi sempetin komeng ya kalau bisa :)
© 2015 Lalank Pattrya Mahera. Design by Kiki Dee