3 Tahun Berkicau


Hari ini terhitung sudah 3 tahun gue berkicau (Baca: nyocot) gak jelas di twitter, entah itu tentang jomblo (yang jomblo stay cool aja), tentang kehidupan gue, tentang komputer, tentang tips-tips sesat, tentang ngupil, tentang boker, tentang maho, dan yang lain. Ada yang sedih, ada yang senang, ada yang terhibur, ada yang kejang-kejang , bahkan ada pula jomblo yang langsung di putusin pacarnya dan statusnya pun berganti jomblo kuadrat setelah baca tweet-tweet sesat gue, terkadang.


Sebenernya gue buat twitter itu cuma buat seneng aja sih, plus biar dibilang anah gahol juga, soalnya bosen di Facebook yang isinya kebanyakan anak alay, iya, gue dulu juga pernah kok, terus akunnya gue hapus baru buat lagi, kalau masih pingin temenan di Facebook sama gue bisa klik disini. Maaf ye, kalau friendster gue udah belum buat.

Selama 3 tahun juga gue sudah merasa cukup banyak makan asam garam (baca: keasinan) di dalam, dunia per-twitteran. Gue sampai sekarang masih sering aja di tanya sama temen sendiri, "Eh ganteng (baca: lank,), gimana sih cara make twitter?"  yah, gue jawab kalem aja sih, "Lo beli tuh, di warung sebelah, suruh tandain cabe-cabeannya, yang pedes suruh karetin dua, baru dimakan". (iye, emang gak nyambung, kebanyakan cabe-cabean).

Menurut study yang gue lakukan, beberapa pertanyaan dasar yang ditanyakan temen gue waktu buat akun twitter itu: apasih enaknya twitteran?, Ini komennya dimana?, RT itu apa?, Follower sama following itu apa?, Follow gue dong?. Kira kira begitulah, soalnya kebanyakan temen yang nanya ke gue ya gak jauh-jauh seputar itu, kebanyakan mereka masih suka di Facebook karena mudah, dan udah terbiasa, kalau komen mudah, apalagi dianya emang orang alay yang suka nge-galau di facebook.

Yang terakhir itu emang gue garis bawahi, terkadang gue sering dapet mention begini "Follbeq dong," Ini agak risih, jujur bukan gue sok artis, sombong atau apalah, tapi niatan gue buat twitter itu buat seneng-seneng aja, gue follow yang gue suka, yang gue merasa penting akan tweet-tweetnya, semisal gue suka tentang hal teknologi gue follow mereka-mereka yang sering bahas teknologi, gue suka lucu ya gue follow mereka yang lucu. Terkadang mereka yang udah Follow dan mention gue begitu kadang ngeyel ke gue biar di follow, situ siapa ya? penting gak tweet-tweeetnya, asal tau aja temen gue sendiri terkadang gak gue follow, gue cuma follow yg gue suka, dah itu aja. 

Jadi kalau semisal kalian ada yang follow gue terus gak gue follow ya gak apa apa, gak follow bukan berarti gak temenan kan? Came on guys, teman di dunia nyata lebih asyik. Masih banyak aja mindset kalau gak di follow itu artinya gak temenan, udah buruan dah buang itu jauh-jauh. Dulu gue pernah di mention sama adek kelas gue, "Bang, follbeq dong,?" ya waktu itu gue agak baik, gue follow dan gue bales, "emang kenapa kok harus gue follow" terus dianya bales lagi "gak ada sih, biar balance aja sama followingku" *bitch please.

Terkadang saking pingin banyak followernya beberapa temen gue juga ada yang beli follower *ada, selain itu kalau mereka gak punya duit mereka gunain yang gratisan gituh, yang harus nunggu beberapa detik *bitch please segitunya usaha kalian, percuma follower banyak kalau gak ada yang respect sama lo *hahahahah (ketawa jahat)

Sebenarnya postingan ini selain emang memperingati 3 tahun gue ngetweet juga terinpirasi sama postingannya mpok kancut, silakan kalau mau buka disini. Nih ada beberapa baris kata yang gue setuju banget dari dalem blognya mpok pina: 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
kalo kata @benakribo mah gini nih...

“twitter itu bukan kayak facebook yang add me as your friend. Tapi ini lebih ke siapa yang lebih penting buat nongol di timeline lo, entah temen sekolah, sahabat, artis dll. Kalo orang yang ga dikenal, menurut gue ngapain juga gitu, bagi gue malah rugi kalo gue kelewat tweet temen2 gue yang asik-asik”

Setuju bangeeeet gue ben!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Woi, gue juga setuju lo bang ben,  hahah.

Jadi, kalian gak usah sedih kalau gak gue follow karena tiap-tiap dari kalian yang udah follow gue pasti gue stalking-in dulu kok, kalau gue rasa tweet kalian emang termasuk yang gue suka pasti bakal gue follow, tenang aja. Kalau kalian juga udah pernah kenal langsung, udah kenal deket rata rata juga gue follow, cuma kalau orang yang sama sekali emang belum kenal, belum pernah ketemu, terus tweet-tweetnya gaje, random, udah, gak bakal gue follow.

Abis baca post ini wajib follow: @lalankpattrya kalau gak kalian bakal kena kutukan jadi mirip gue, mau? gak kan?! :p Muehehehe 
Silahkan komen, sambil masukin akun twitter kalian siapa tau aja setelah gue stalking-in gue suka dan gue follow dan kita DM DM-an nomor HP dan kita Jadian, *EH.



Previous
Next Post »
Terima kasih sudah berkomentar, semoga akan dihitung sebagai amal kebaikan ketika hisab di hari akhir nanti. Apasih. Terserah, tapi sempetin komeng ya kalau bisa :)
© 2015 Lalank Pattrya Mahera. Design by Kiki Dee