Saatnya berpesta...

Sahur kali ini spesial. Menu #Bra vs #Ger jadi pelengkap jelang detik-detik pemilihan #Pilpres. Babak pertama (waktu tulisan ini ditulis) #Ger menghajar #Bra dengan skor 5-0. Tapi kali ini kita fokus ke pilpresnya ya. Sebelumnya gue gak pernah menyatakan dukungan secara terang-terangan, kampanye, apalagi kampanye hitam di media sosial kaya kebanyakan temen-temen gue. Ada yang beberin beberapa fakta capres jagoannya ada yang pake tweebon di avatar twitter mereka ada yang balikan sama mantannya karena faktor sama pilihan capresnya, ada yang tiba-tiba jomblo karena beda pendapat sama pacarnya, ada yang jomblo clingak-clinguk baca tulisan ini dan berbagai macam bentuk dukungan lainnya.

Bukannya gue apa, cuma gue gak mau terlalu atau bahkan cuma buat keren-kerenan aja ikut-ikutan masang tweebon di avatar karena cuma ngikutin trend, karena idola make juga. Prinsip gue sih NETRAL. Netral disini bukan berarti GOLPUT #Catet. Kemarin gue ngetweet masalah ini, gak lama ada temen gue salah satu pendukung capres nanggepin nadanya gimana... gitu. Nyap-nyap, dia bilang sayang loh, satu suara itu berarti. Ya maksud gue kan Netral itu bukan berati gak milih atau golput, kan. Huh.

Apapun hasilnya, siapapun presidennya nanti, hari ini tepatnya, gue cuma berharap INDONESIA, tempat tanah air gue dibesarkan, tempat gue hidup, menuntut ilmu, diputusin pacar, galau, bangun, tidur, gak mandi, boker dan hal jorok lainnya menjadi negara yang lebih baik lagi kedepannya. Epic banget harapan gue yah. Yah, semoga dimata dunia Indonesia bisa dianggap, dihormati, punya wibawa.

Gue kadang suka mikir sendiri sambil ngelaumin mantan dengan otak yang seupil ini. Negara kita itu lengkap banget, SDA, Sumber Daya Alam bukan Surya Dharma Ali loh, SDAnya lengkap banget. Coba lu sebutin nama barang tambang apa aja deh, gue bisa jamin semua ada di Indonesia. Bijih besi, embaga, timah, minyak bumi, batu-bara, perak, emas, bulek sayur...semuanya ada. Tapi kenapa? Kita kok masih jauh banget dari kata makmur? Kalau begitu mungkin SDMnya lank? Gue jawab: ah, gak juga kali. Banyak kok orang-orang pinter di negeri kita ini. Ahli santet, paranormal, dukun semua ada. Heh iya, gue serius. Banyak orang pintar di negeri ini.

Gue pernah nonton acara Kick Andy pada tau kan ya, waktu itu narasumbernya salah satu putra bangsa yang membanggakan, gue lupa namanya. Dia jadi kepala penelitian antariksa di Jerman, bayangin coba. Kepala penelitian, artinya dia yang membawahi orang-orang jenius Jerman yang bekerja disana. Dan dia orang indonesia broh! Keren kan, dia waktu itu juga curhat gini:

“Bukannya saya gak cinta atau lupa sama tanah air saya (Indonesia) tapi, kalau saya tetap disini (Indonesia) mungkin saya tidak bisa seperti sekarang ini”

Ada benernya juga sih, sebenernya itu cuma salah satu dari puluhan bahkan ratusan anak bangsa yang berprestasi di Luar sana. Mereka bertahan diluar karena mungkin disana mereka terfasilitasi dan juga karya mereka bisa lebih dihargai disana ketimbang di negerinya sendiri.

Semoga pemilu tahun ini menjadi tonggak sejarah kebangkitan Indonesia kedepannya.
#AyoMemilih
#AntiGolput
#UntukIndonesia

Update: Skor akhir #Bra vs #Ger = 1 : 7


Yang masih bingung pilih aja dibawah ini:
Previous
Next Post »
Terima kasih sudah berkomentar, semoga akan dihitung sebagai amal kebaikan ketika hisab di hari akhir nanti. Apasih. Terserah, tapi sempetin komeng ya kalau bisa :)
© 2015 Lalank Pattrya Mahera. Design by Kiki Dee