Beberapa Tips Untuk Kamu Mahasiswa Baru

Kemi kini terpisah dari Lastri. Sekarang dia sudah resmi meninggalkan seragam putih abu-abu yang selalu ia kenakan beberapa bulan yang lalu. Malam ini di kamar kost kecilnya Kemi teringat kembali masa-masa ketika ia mengenakan seragam tersebut. Sudah sekitar 6 tahun seragam tersebut setia melekat di tubuh Kemi, selain kulit dan tulang keringnya yang juga setia. Tentu saja Kemi begitu terharu, setelah 3 kali tinggal kelas di SMA, kini ia harus keluar dari sekolah yang begitu ia cintai. Walaupun sekolah dan tak seorang pun disekolah tersebut yang mencintai Kemi. Kecuali seorang gadis berambut gimbal, bermata sayu dan berbibir tebal yang setia mengikuti setiap langkah jejak Kemi. Lastri, begitu panggilan akrabnya. Bayangan Kemi malam ini meracau kemana-mana, ke langit-langit lidah, ke tenggorokan, ke lambung, lalu kepantat. Kemi sadar ia sedang sakit perut setelah memakan bakso yg dibawakan oleh Lastri tadi siang. Rupanya bakso tersebut dibeli Lastri beberapa minggu yang lalu namun Lastri lupa untuk segera memberikan Kemi.

Kemi seolah diajak flashback kembali oleh fikirannya yang tak menentu. Kemi kembali ingat dulu ketika malam minggu ia mengenakan seragam putih abu-abu tersebut untuk mengajak si Lastri kencan di pos ronda kampungnya. Kemi juga teringat ketika makan bersama Lastri di kantin dia mengenakan seragam tersebut untuk mengelap bibir tebalnya yang belepotan sambal petis, seusai makan tahu petis. Banyak kenangan manis, romantis dan separatis Kemi bersama seragam putih abu-abu tersebut. Kini Kemi harus rela meninggalkan seragam kebesarannya itu. Kemi juga harus rela meninggalkan Lastri yang saat ini menajadi TKW di Kongo. Berbeda dengan Lastri, Kemi saat ini sudah resmi menjadi mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi negeri yang swasta di Somalia. Dia ingin menggapai mimpinya menjadi seorang bajak laut handal. Agar bisa tenang dan merasa aman ketika nanti bulan madu di Antartika bersama si Lastri. Namun kini dia kembali di bingungkan oleh fikirannya. Kemi tak tahu harus berbuat apa untuk menjadi seorang mahasiswa bajak laut yang ideal, agar bisa menggapai mimpinya tersebut dan tentu saja memiliki nilai lebih dari teman-temannya agar bisa bersaing untuk melamar pekerjaan suatu hari nanti, tentunya menjadi bajak laut. 

---

Nah, dari cerita diatas ada pesan yang pingin gue sampaikan disini. Sesuai judul gue mau bahas apa-apa aja sih, tips buat seorang mahasiswa baru. Tentunya dari sudut pandang gue, kalau semisal apa yang ada difikiran kalian gak sama fikiran gue itu suatu hal yang maklum. Gue pun disini masih menjadi seorang mahasiswa dan mungkin untuk beberapa tahun kedepan lagi (doain biar gak lama). Gue pun masih belajar untuk menjadi mahaiswa teladan, tolol dan edan. Okelah mari kita bahas satu per satu apa-apa aja yang tips biar keren dan ketje jadi mahasiswa baru.

1. Hilangkan kata Homesick




Biasanya nih ya mahasiswa baru yang berasal bukan dari dalam kota akan mengalami efek ini pada waktu awal-awalnya. Homesick itu bahasa lainnya yaitu: Kangen sama rumah. Jadi semisal yang rumah asalnya di zimbabwe kuliahnya di pulau Rote nah, pasti bakalan kangen sama zimbabwe. Udah gak sabar pingin balik. Pingin suasana kaya di rumah lagi, mungkin karena disana bisa kumpul sama ortu, pacar, mantan,  temen-temen atau karena alasan lain. Sebenarnya ini bukan hanya diderita mahasiswa baru sih, terkadang mahasiswa semester tua juga masih ada aja yang sering homesick, apalagi kalau udah tanggal tua.
Solusinya:
Homesick diawal sih wajar-wajar aja asal jangan berlebihan, semisal tengah malam nelpon rektor kampus kamu lalu curhat kalau kamu lagi kangen sama remote tv di rumah. Jangan! Caranya yaitu move on! Move on dari segalanya! Tata kembali niat, ingat dulu milih kuliah jauh keputusan siapa? Kalau keputusan pak lurah di desa atau keputusan mantan kamu … ya gue gak tau harus gimana lagi. Intinya homesick boleh, malah penting kalau menurut gue, asal kamu bisa mengolahnya. Semisal, jadikan itu sebagai pecutan untuk memperolah nilai yang bagus selama kuliah agar ketika nanti liburan balik ke kampung ada yang di banggakan. Atau..kalau gak gitu jadikan sebagai semangat agar cepat lulus. Gimana? Keren, kan? Iya gue tau ini sebenernya ngingetin gue sendiri.

2. Kenali setiap Dosen dan tenaga Administrasi di Fakultas kamu



Ini penting banget karena suatu saat kamu pasti membutuhkan keperluan administrasi. Entah itu buat surat cuti kuliah, permasalahan KRS, atau mau nembak gebetan. Dosen ini juga penting. Jadi penjilat dikit gak apa-apa kok. Pokoknya cari perhatian aja di kelas biar kamu dikenalin. Terus kalau udah dikenalin si dosen bakal mudah buat kasih nilai kamu. Kalau kamu di kenalin karena keburukan kamu, dia bakal mudah kasih nilai jelek, kalau di kenalin karena kelebihan prestasi atau kejeniusan kamu, selamat niscaya nilai kamu juga bagus.

3. Gabung di Himpunan Jurusan atau Unit Kegiatan Mahasiswa.




Sebenernya gak ada suatu kewajiban atau keharusan sih untuk ikut HMJ (Himpunan Mahasiswa Jomblo Jurusan) atau UKM (Ungkit Kenangan Mantan, Unit Kegiatan Mahasiswa) kalau emang kamu seneng berorganisasi atau mau belajar berorganisasi gak ada salahnya buat ikutan HMJ. Kalau kamu seneng berorganisasi terus punya minat di bidang tertentu semisal musik, kamu bisa ikut UKM Musik di kampus kamu. Ketika kamu ikut HMJ atau UKM kamu akan punya point lebih tersendiri dibanding temen-temen kamu yang cuma tiap hari kuliah pulang-kuliah pulang doang. Semisal dengan ikut HMJ kamu bakal lebih memahami seluk beluk jurusan kamu, lebih deket sama dosen-dosen atau orang-orang penting di jurusan kamu. Kalau kamu ikut UKM semisal UKM Musik kamu bakal ketemu sama orang-orang yang satu passion sama kamu. Ilmu musik kamu bakal bertambah. Kamu bakal tau ngurusin tentang buat event-event gitu mulai dari nyari sponsor, sampai jadi Event Organizer. Tuh, keren kan. Oh iya biasanya di Kampus itu ada dua macam Organisasi yang pertama Intra Kampus. Organisasi ini dibawah kampus sendiri bukan dari orang lain, jadi memang resmi secara strukutural dan sah dari kampus. Contohnya BEM, HMJ, atau UKM. Terus, yang kedua ada Omek (oraganisasi ekstra kampus) kalau yang ini dari luar kampus. Gak ada sangkut pautnya secara struktural dari dalam kampus. Contohnya banyak, mulai dari yang keagamaan sampai yang sosial juga ada. Kalau saran gue ikutin yang Intra kampus aja dulu untuk awal-awal. Oke sip.

4. Manajemen Waktu dan Belajar Lebih Giat.



Belajar lebih giat, ini klise banget sebenernya. Tapi, ya mau gimana lagi kalau mau dapet nilai bagus mesti belajar giat dan lebih giat lagi dari sebelumnya. Mungkin dulu waktu SMA kamu cuma belajar satu semester sekali, sekarang kamu harus lebih dari itu minimal seminggu sekali. Belajar lebih giat masih belum cukup tanpa manajemen waktu yang baik. Buat daftar kegiatan harian kamu. Jangan sampai ada menit-menit atau jam kosong yang sia-sia. Kalau kalian belum terbiasa buat yang harian buat yang mingguan dulu. Jadi, apa-apa yang bakal kalian lakuin seminggu minimal sudah terpetakan lah mau ngapain aja. Ingat waktu adalah uang, walaupun kalian gak bisa beli pentol pake waktu. Intinya waktu itu penting. Kalian bakal ngerasa nanti kalau udah semester-semester tua kaya gue gini. Biasanya awal-awal menjadi mahasiswa idealisme diri masih kuat, seiring bertambahnya semester dan umur yang kian menua perlahan pudar, percaya deh. Heheh.

Itu tadi sedikit tips dari gue buat kamu yang baru masuk dunia perkuliahan. Didasarkan pada pengamatan dan yang udah gue lakuin dulu. Kalau kalian punya tips-tips yang lain share yuk di comment box dibawah. Makasih udah luangin baca, tulisan ini udah lama banget gue tulis dan baru selesai sekarang. Maklum sok sibuk. (Cool)YEAH! 
Previous
Next Post »
Terima kasih sudah berkomentar, semoga akan dihitung sebagai amal kebaikan ketika hisab di hari akhir nanti. Apasih. Terserah, tapi sempetin komeng ya kalau bisa :)
© 2015 Lalank Pattrya Mahera. Design by Kiki Dee